Tuesday, August 23, 2011

THE RED PALACE

Bismillah,, semoga tulisan ini dapat memberikan pelajaran dan menambah wawasan bagi yang membaca :)

Kali ini kita akan berjalan-jalan menuju Spanyol tempo dulu :)

Buenos días a todos! ¿cómo estás?
Espero que tengas un buen día:)

quieres leer más? vamos a ver!

Kita akan menelusuri komplek istana Al-Hambra di Granada, cekidot!

Ini dia Istana Al-Hambra, namanya berasal dari bahasa arab " الحمراء =Al- Hamra" yang berarti merah. Tersusun dari batu-batu yang pada saat tertentu nampak berwarna kemerahan.

Al-Hambra berada di atas bukit dan menaungi kota Baycin, kota asal Granada. Al-Hambra mulai dibangun pada abad ke-11. Granada berada di semenanjung Iberia.



Mari berkeliling ke Istana Merah,

Spot-spot Utama:
Nasrid Palace





Seperti yang kita lihat, banyak sekali ukiran kaligrafi dalam bahasa Arab di dinding istana diantaranya tulisan yang memiliki arti :
“Tak ada yang pemenang selain Allah”, ini merupakan tulisan terbanyak, ratusan kali berulang
Kebahagian Abadi”
“Janganlah terlalu banyak bicara, dan kau pun akan pergi dengan damai”
“Bersukacitalah dalam hidup, karena Allah selalu menolongmu.”
"Laa ghaliba illalah" (tiada kejayaan selain Allah)

Begitu banyaknya kaligrafi yang terpahat di dinding istana, hingga memunculkan sekelompok peneliti yang mengkaji tulisan-tulisan tersebut selama bertahun tahun.

"There is probably no other place in the world where studying walls, columns and fountains is so similar to turning the pages of a book," said Juan Castilla, of Spain's Higher Council for Scientific Research (CSIC), who heads the team.









Tentu tidak mudah bagi mata kita untuk dapat langsung membaca tiap kaligrafi, karena selain gaya ukirannya yang banyak dan rumit, tulisan-tulisan tersebut juga menghiasi langit-langit yang tinggi dan lengkungan-lengkungan bangunan. Untuk menyiasatinya, para peneliti menggunakan teknologi 3D untuk memindai image tulisan.

There are so many of them, however, that nobody has ever managed to study each and every one. Now a team of researchers armed with 3D laser scanners and digital imaging software is slowly working its way around the complex recording, transcribing and translating every inscription.

Begitulah yang ditulis http://www.guardian.co.uk/
Dilansir dari website yang sama, diperkirakan proses pembacaan tulisan akan mendekati rampung pada tahun 2011.

Castilla's team, which has been working for the past seven years and is more than a third of the way through the project, aims to finish its work by 2011




Towers and Higher Al-Hambra

Alhambra merupakan saksi sejarah era kekuasaan bangsa Moor di semenanjung Iberia yang datang pertama kali ke Selatan Spanyol (Andalusia) di bawah pimpinan Tariq Ibn Ziyad di awal abad 8 M.Al-Hambra adalah kompleks Istana kediaman khalifah dan benteng pertahanan kerajaan Granada di masa kekuasaan Dinasti Nasrid.
Kerajaan Granada runtuh pada masa pemerintahan Sultan Muhammad XII diakibatkan adanya perang saudara yang berlangsung cukup lama. Dua kerajaan Kristen yang bersatu yaitu Ferdinand VI dari Aragon dan Isabella dari Castille berhasil mengambil alih Granada pada 2 Januari 1492. Oleh karena itu Paus Alexander VI memberi gelar pada keduanya "Los Reyes Catolicos" atau raja dan ratu Katolik.

Selanjutnya, 3 opsi diberikan kepada umat Islam yang berada di Granada yaitu:
- Tetap tinggal dan pindah keyakinan
- Keluar dari Spanyol
atau
-Dibunuh kalau tidak memilih keduanya.

Dan ketika para muslim berniat keluar dari Spanyol dan memasuki kapal-kapal, tentara Spanyol membakar Kapal dan membunuh muslim-muslim tersebut. Menurut sumber yang kurang diakui, April mop muncul dari kejadian ini, umat muslim 'dikerjain' oleh tentara-tentara laknat tsb. Astagfirullah. Na'udzubillah.
Dilansir sumber yang sama, dari sini pulalah sebutan Laut Merah (karena saat itu penuh dengan darah) diberikan.

Tower of the Captive

Garden of the Partal



Rauda Tower



Alcazaba

Di bagian Alcazaba terdiri dari menara-menara seperti menara Alcazaba, menara Armos, menara jam, dan Armos Square.

Alcazaba

Arms Tower

Tower of the Watch

Generalife
Taman-taman pada Istana Al-Hambra dibangun dengan indah untuk menghadirkan nuansa taman Syurga, konsep seperti ini juga dianut Masjid Sultan Omar Ali Saifuddin di Brunei darussalam. Taman dihiasi dengan kolam-kolam air dan air manjur menimbulkan gemericik yang menenangkan hati.












Charles V Palace and Surrounding areas

Bangunan utama dari Istana Al-Hambra diluluh lantakkan pada masa reconquista (kebangkitan kerajaan Kristen) dan inkuisisi umat Yahudi dan umat Islam dari semenanjung Iberia.
Pada abad ke XVI, Charles V membangun Palacio Charlos untuk ditambahkan pada kompleks tersebut untuk menandingi Istana Nasrid, namun pembangunannya tidak pernah selesai.



Jika ingin mengetahui lebih banyak, dapat dilihat videonya di http://www.youtube.com/watch?v=zxMi5gh7wrc

Terimakasih, sampai Jumpa :D


No comments: